Minggu, 26 Juni 2011

Kala Ali Telat Subuh Berjamaah



dakwatuna.com – Dini hari itu Ali bin ABi Thalib bergegas bangun untuk mengerjakan shalat Subuh berjamaah di masjid bersama Rasulullah. Rasulullah tentulah sudah berada di sana. Rasanya, hampir tidak pernah Rasulullah keduluan orang lain dalam berbuat kebaikan. Tidak ada yang istimewa karena memang itulah aktivitas yang sempurna untuk memulai hari, dan bertahun-tahun lamanya Ali bin Abi Thalib sudah sangat terbiasa.

Langit masih gelap, cuaca masihlah dingin, dan jalanan masih pula diselimuti kabut pagi yang turun bersama embun. Ali melangkahkan kakinya menuju masjid. Dari kejauhan, lamat-lamat sudah terdengar suara Bilal memanggil-manggil dengan adzannya yang berkumandang merdu ke segenap penjuru Kota Madinah.

Namun belumlah begitu banyak melangkah, di jalan menuju masjid, di hadapannya ada sesosok orang. Ali mengenalinya sebagai seorang kakek tua yang beragama Yahudi. Kakek tua itu melangkahkan kakinya teramat pelan sekali. Itu mungkin karena usianya yang telah lanjut. Tampak sekali ia sangat berhati-hati menyusuri jalan.

Ali sebenarnya sangat tergesa-gesa. Ia tidak ingin tertinggal mengerjakan shalat tahyatul masjid dan qabliyah Subuh sebelum melaksanakan shalat Subuh berjamaah bersama Rasulullah dan para sahabat lainnya.

Ali paham benar bahwa Rasulullah mengajarkan supaya setiap umat muslim menghormati orang tua. Siapapun itu dan apapun agamanya. Maka, Ali pun terpaksa berjalan di belakang kakek itu. Tapi apa daya, si kakek berjalan amat lamban, dan karena itu pulalah langkah Ali jadi melambat. Kakek itu lemah sekali, dan Ali tidak sampai hati untuk mendahuluinya. Ia khawatir kalau-kalau kakek Yahudi itu terjatuh atau kena celaka.

Setelah sekian lamanya berjalan, akhirnya waktu mendekati masjid, langit sudah mulai terang. Kakek itu melanjutkan perjalanannya, melewati masjid.

Ketika memasuki masjid, Ali menyangka shalat Subuh berjamaah sudah usai. Ia bergegas. Ali terkejut sekaligus gembira, Rasulullah dan para sahabat masih rukuk pada rakaat yang kedua. Berarti Ali masih punya kesempatan untuk memperoleh shalat berjamaah. Jika masih bisa menjalankan rukuk bersama, berarti ia masih mendapat satu rakaat shalat berjamaah.

Sesudah Rasulullah mengakhiri shalatnya dengan salam, Umar bin Khattab memberanikan diri untuk bertanya. “Wahai Rasulullah, mengapa hari ini shalat Subuhmu tidak seperti biasanya? Ada apakah gerangan?”

Rasulullah balik bertanya, “Kenapakah, ya Umar? Apa yang berbeda?”

“Kurasa sangat lain, ya Rasulullah. Biasanya engaku rukuk dalam rakaat yang kedua tidak sepanjang pagi ini. Tapi tadi itu engkau rukuk lama sekali. Kenapa?”
Rasulullah menjawab, “Aku juga tidak tahu. Hanya tadi, pada saat aku sedang rukuk dalam rakaat yang kedua, Malaikat Jibril tiba-tiba saja turun lalu menekan punggungku sehingga aku tidak dapat bangun iktidal. Dan itu berlangsung lama, seperti yang kau ketahui juga.”

Umar makin heran. “Mengapa Jibril berbuat seperti itu, ya Rasulullah?”

Nabi berkata, “Aku juga belum tahu. Jibril belum menceritakannya kepadaku.”

Dengan perkenaan Allah, beberapa waktu kemudian Malaikat Jibril pun turun. Ia berkata kepada Nabi saw., “Muhammad, aku tadi diperintahkan oleh Allah untuk menekan punggunmu dalam rakaat yang kedua. Sengaja agar Ali mendapatkan kesempatan shalat berjamaah denganmu, karena Allah sangat suka kepadanya bahwa ia telah menjalani ajaran agamaNya secara bertanggung jawab. Ali menghormati seorang kakek tua Yahudi. Dari pegnhormatannya itu sampai ia terpaksa berjalan pelan sekali karena kakek itupun berjalan pelan pula. Jika punggungmu tidak kutekan tadi, pasti Ali akan terlambat dan tidak akan memperoleh peluang untuk mengerjakan shalat Subuh berjamaah denganmu hari ini.”

Mendengar penjelasan Jibril itu, mengertilah kini Rasulullah. Beliau sangat menyukai perbuatan Ali karena apa yang dilakukannya itu tentunya menunjukkan betapa tinggi penghormatan umat Islam kepada orang lain. Satu hal lagi, Ali tidak pernah ingin bersengaja terlambat atau meninggalkan amalan shalat berjamaah. Rasulullah menjelaskan kabar itu kepada para sahabat.


Sumber : dakwatuna.com


“Tidak ada satu subuh-pun yang dialami hamba-hamba Allah kecuali turun kepada mereka dua malaikat”.


Do’a Dua Malaikat Setiap Subuh

Spoiler:



Do’a Dua Malaikat Setiap Subuh

Islam sangat menganjurkan pemeluknya untuk berinfaq. Anjuran yang bahkan pada bagian awal surah Al-Baqarah telah disebutkan oleh Allah subhaanahu wa ta’aala menggambarkan salah satu karakter utama orang bertaqwa.

الم ذَلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ الَّذِينَ
يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ

“Alif Laam Miim. Kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat dan meng-infaq-kan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka.”
(QS Al-Baqarah ayat 1-3)

Dalam ayat di atas Allah ta’aala menyebutkan karakter muttaqin yang biasa berinfaq bersama karakternya yang rajin menegakkan sholat. Di dalam Al-Qur’an hampir selalu karakter menegakkan sholat dan mengeluarkan infaq disebutkan dalam suatu rangkaian berpasangan. Hal ini mudah dimengerti sebab ajaran Islam selalu menekankan keseimbangan dalam segala sesuatu. Islam bukan semata ajaran yang mewujudkan hubungan antara hamba dengan rabbnya atau hablum minAllah, tetapi juga hubungan antara hamba dengan sesama hamba atau hablum minan-naas.

Uniknya lagi, di dalam ajaran Islam bila suatu perintah Allah ta’aala dilaksanakan, maka bukan saja hal itu menunjukkan kepatuhan seorang hamba akan rabbnya, melainkan dijamin bakal mendatangkan manfaat bagi si hamba. Ini yang disebut dengan fadhilah atau keutamaan suatu ’amal-perbuatan. Misalnya sholat malam atau tahajjud. Allah ta’aala menjanjikan bagi pelakunya bakal memperoleh kekuatan daya pengaruh ketika berbicara.

يَا أَيُّهَا الْمُزَّمِّلُ قُمِ اللَّيْلَ إِلَّا قَلِيلًا نِصْفَهُ أَوِ انْقُصْ مِنْهُ قَلِيلًا
أَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْآَنَ تَرْتِيلًا إِنَّا سَنُلْقِي عَلَيْكَ قَوْلًا ثَقِيلًا

“Hai orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah (untuk sembahyang) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya), (yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit, atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al-Qur'an itu dengan perlahan-lahan. Sesungguhnya Kami akan menurunkan kepadamu perkataan yang berat.” (QS AlMuzzammil ayat 1-5)

Contoh lainnya bila seseorang meningkatkan ketaqwaan kepada Allah ta’aala maka di antara fadhilah yang akan ia peroleh adalah penambahan ilmu dari Allah ta’aala, jalan keluar kesulitan hidupnya serta rizqi dari arah yang tidak disangka-sangka.

وَاتَّقُوا اللَّهَ وَيُعَلِّمُكُمُ اللَّهُ

”Dan bertakwalah kepada Allah; Allah (akan) mengajarmu.” (QS AlBaqarah ayat 282)

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

”Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (QS Ath-Thalaq ayat 2-3)

Demikian pula dengan berinfaq. Allah ta’aala menjanjikan fadhilah di balik kedermawanan seseorang yang rajin berinfaq.

قُلْ إِنَّ رَبِّي يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ لَهُ وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ

“Katakanlah, "Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)." Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya.” (QS Saba’ ayat 39)

Bahkan dalam sebuah hadits Nabi shollallahu ’alaih wa sallam menggambarkan keuntungan yang bakal diraih seseorang yang rajin berinfaq di pagi hari sekaligus kerugian yang bakal dideritanya bilamana ia tidak peduli berinfaq di pagi hari.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا
وَيَقُولُ الْآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا (البخاري)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu sesungguhnya Nabi Muhammad shollallahu ‘alahi wa sallam bersabda: “Tidak ada satu subuh-pun yang dialami hamba-hamba Allah kecuali turun kepada mereka dua malaikat. Salah satu di antara keduanya berdoa: “Ya Allah, berilah ganti bagi orang yang berinfaq”, sedangkan yang satu lagi berdo’a “Ya Allah, berilah kerusakan bagi orang yang menahan (hartanya)” (HR Bukhary 5/270)

Pembaca yang budiman, marilah kita galakkan berinfaq di pagi hari agar malaikat mendoakan kelapangan rizqi yang memang sangat kita perlukan untuk memperlancar ibadah, amal sholeh, da’wah dan jihad kita di dunia. Dan jangan biarkan ada satu pagipun yang berlalu tanpa berinfaq sebab itu sama saja kita mengundang kerusakan dalam hidup sebagaimana doa malaikat yang satunya di setiap pagi hari.

Ketahuilah, bukan banyaknya jumlah infaq yang penting melainkan kontinuitas-nya. Lebih baik berinfaq sedikit namun konstan terus-menerus daripada berinfaq dalam jumlah besar namun hanya sekali setahun atau seumur hidup. Orang yang konstan berinfaq tidak bakal dipengaruhi oleh musim. Dalam masa paceklik tetap berinfaq, dalam masa panen tentu lebih pasti.

وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَوَاتُ وَالْأَرْضُ
أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit.” (QS Ali Imran ayat 133-134)

Sumber : http://www.eramuslim.com




41 komentar:

Harto 26/06/11 16:48  

Mari turut berpartisipasi memproduksi berjuta kebaikan, Jangan puas hanya melaksanakan yang wajib. Shalat Fardhu jangan dilalaikan, lengkapi dengan shalat sunnah, ada shalat rawatib, shalat malam, shalat dhuha dan lainnya. Puasa Romadhan kita laksanakannya, puasa sunnah kita kerjakan semampu kita, ada puasa 6 hari di bulan syawal, puasa 3 hari setiap bulan, puasa senin dan kamis, dll. Bersihkan harta dengan mengeluarkan zakat, tumbuh suburkan harta kita agar lebih berkah dan semakin berkembang sehingga dapat memberikan manfaat lebih banyak dengan menginfaqkannya di jalan Allah niscaya Allah akan ganti dengan yang lebih baik, jika di dunia belum ada ganti di akhirat kita menyesal, mengapa tidak menginfaqkannya lebih banyak lagi, beribadah lebih semangat lagi.

Semoga Allah menjaga keikhlasan kita, meridhoi kita, senantiasa memberikan rezeki kepada kita, memberkahi usaha kita, memudahkan urusan yang kita hadapi, memberikan kesehatan lahir dan bathin. Senantiasa tergerak untuk berbuat kebaikan setiap saat dimanapun berada.

Jadikan setiap ibadah suatu kebutuhan yang rutin & bukan suatu kewajiban.

Semoga sukses selalu n TETAP SEMANGAT

Djangan Pakies 26/06/11 17:20  

Assalamu'alaikum Pak,
terus terang saya menangis membaca ini pak, ndak tahu kenapa. Begitu luar biasaya keikhlasan Syaidina Ali dalam menghormati orang tua walopun dia yahudi. Malaikatpun diperintahkan demikian sehingga Ali ra masih bisa mendapatkan jamaah subuh.
Allohu Akbar

Thanjawa Arif 26/06/11 20:34  

subhanalloh
itulah contoh bahwa selain ibadah ada nilai-nilai kemanusian yang harus mendapat perhatian karena efek dari ibadah itu bisa dilihat dari adad-adab kita dalam kehidupan sehari-hari.

fb 26/06/11 21:44  

Wah kalo saya suka telat shalat jamaah subuh nih bahkan kadang jadi shalat subuh di rumah saja karena sering telat maklum sering begadang jadi bangun agak pagi.. salat subuh berjamaah di masjid jadi agak jarang.. Jadi malu...

safru 27/06/11 04:08  

Terimakasih atas pencerahannya sob,

xamthone plus 27/06/11 19:02  

postingan yg sangt bermnfaat sekli nih,,
sangt menginspirasi nih,,
mkzh ya bwt pencerahan'y

obat alternatif hepatitis c 27/06/11 19:20  

artikel yg sangt mencerahkan sekli,,
bisa menambah banyk peljran,,,

Free Download 27/06/11 21:21  

Postingan yang bagus kawan
sukses selalu ya

Ferdinand 28/06/11 03:26  

Ass. Pak...

Sore2 kok air mata malah meler baca postingan bapak :'( bener2 kisah yg mengharukan sekaligus penuh nilai kebaikan pak..... bener2 kali ini biarpun gak banyak air mata sempet keluar :)

Semoga kita bisa seperti beliau ya pak, sayang orang yahudi yg justru kurang menghargai agama lain apapun itu termasuk Islam dan hanya menganggap agama mereka yg wajib dijalankan

orang tua emang selayaknya di hormati :)

Sukses slalu !

iffa hoet 28/06/11 05:29  

Assalamu'alaikum...
Subhanalloh...., begitu banyak yang tidak kita tahu bahwa keihlasan kita berbuat kebajikan dimanapun dan dengan siapapun maka Allah akan menyiapkan malaikat tuk menolong dan memberi kita kebajikan pula.

Terharu dengan kisah Sayyidina Ali karomallohu wajha dan tersentak tatkala begitu besar kuasa Allah untuk mengirim sinyal secara cepat kepada malaikat agar sayyidina Ali tetap bisa melaksanakan niat berjama'ah.

pakde sulas 28/06/11 07:15  

sungguh sayyidina Ali, begitu istimewa

xamthone plus 28/06/11 17:54  

sayyidina Ali bgtu hebat dan taat sekli,
bisa mnjdi contoh dia tak pernah ingin meninggalkan amalan shalat berjamaah....

obat alternatif 28/06/11 19:51  

postingan yg menginspirasi sekli nih,,
bisa jdi cerminan bwt kita semua,

cash back Rp.75.000,- 29/06/11 05:27  

begitu bermanfaat, selayaknya umat Islam mencontoh ahlak mulya Saidina Ali yang telah mendapatkan bimbingan dari yang mulya saidina Muhammad Rasulallah
saw

NgePas 29/06/11 06:40  

Asslmualaikum,, apa kabar pa Harto,, semoga sehat selalu.. Dah lama ga bloging,, Artikelnya bermanfaat trs,, :D

Bisnis Elegant 29/06/11 07:33  

BETAPA MULYA ahlak muslim kalau kita melihat para perintis ISLAM,
DEMIKIAN pula kalau kita mau mengikuti jejak Rasul dan para sahabat-Nya yang begitu mulya.

Ada kembalian: Rp.50.000,- 29/06/11 07:42  

Islam adalah rahmatan lil alamin, agama yang menginspirasi untuk keselamatan dunia dan akhirat. Terimakasih Pak Harto atas pencerahannya. Sangat bermanfaat

alkatro 30/06/11 03:29  

indah sekali gambar ketulusan sayyidina Ali, terimakasih tauziyah nya .. selalu mak nyess dibaca :)

Lina Marliana 30/06/11 05:32  

lama ga mampir kemari pak.. kembali dapat pencerahan... termasuk mengajarkan sopan santun kepada kita agar lebih menghormati yang lebih tua.. Terima kasih sudah diingatkan kembali melalui kisah ini pak..

kedaiobat 30/06/11 12:40  

Malam mas, apa kabarnya?? Mas kebetulan baru2 ini Google menghapus secara massal domain co cc, sehingga blog saya kembali lagi ke domain blogspot com, mohon kiranya untuk meng-edit URL link KEDAIOBAT dengan : http://kedai-obat.blogspot.com/ makasih banget ya mas, ditunggu utk konfirmasinya ya :)

joe 30/06/11 16:48  

sholat subuh merupakan ujian dari keimanan kita

Free Download 30/06/11 18:22  

syetan mengganggu pada waktu sholat subuh

Er'end 01/07/11 10:14  

Suri tauladan yang di contohkan Rosullulah beserta sahabatnya sungguh sangat berkesan dan patut kita laksakan dalam kehidupan kita sebagai seorang muslim.Nice post Gan,makasih infonya!

Gaphe 02/07/11 19:01  

Subhanallah, ternyata jika niat baik dan tujuannya berbuat baik itu memang didengar oleh Alloh dan bahkan Rasulullah diperintahkan untuk memanjangkan rukuknya... untuk menunggu Ali..

subhanallah.. subhanallah

coretan rizal 03/07/11 03:44  

Untuk Anda yang Ingin Meramaikan Blog, Kali ini saya akan bantu anda untuk meramaikan blog anda dengan cara bergabung
pada Forum Coretan Yang Bisa Anda Klik Di Sini Dan Ikuti Langkah-Langkahnya

femi herbs 04/07/11 02:39  

Terimakasih atas tausiah nya ,

Bunglon Blog Indonesia 04/07/11 21:32  

asalamualikum pak harto, mff ini baru sempat sowan kemari.
kisah2 seperti ini memang memberi makna dan hikmah yang besar, menggugah hati, membuka mata, betapa allah maha diatas segala2nya.....subahanallah..
rosulullah dan para sahabat2nya sungguh sangat pantes menjadi suri tauladan umat muslim sepanjang zaman. namun terkadang mata hati kita tertutupi dengan indahnya dunia..ya allah ya rab...

coretan rizal 05/07/11 00:54  

BBM Haram! Itu Tolol Klik Di Sini

Koleksi Ilmu Pelet Celana Dalam Di Sini

Cara Ilmu Santet Dan Menggunakannya Klik Di Sini

biar blog anda ramai dan menguatkan SEO anda silahkan bergabung dan klik Di Sini

Jangan Klik Judul Di Bawah Ini! Danger

Master SEO Hanya Merusak Di Mesin Pencari Google Klik Di Sini
Saya Tantang Para Master SEO Untuk Berkunjung Di Blog Coretan Rizal Silahkan Klik Di Sini
Konsultasi seputar blog, blogging,blogger klik Di Sini

Islam Haram Untuk DiKonsumsi Silahkan Klik Di Sini

Yang Belum Follow Silahkan Follow

@cicin 05/07/11 06:32  

Terma kasih pencerahannya....

iPayMu.com Pembayaran Online Indonesia 06/07/11 07:59  

terima kasih untuk bacaan malam ini sedikit untuk membuka hati...

phonank 06/07/11 17:00  

Seperti yang dikatakan pula oleh guru agama phonank, bahwa kita sebagai muslim dan orang yang lebih muda.. jikalau menemui seorang yang lebih tua berjalan di depan kita, maka kita tidak dibenarkan untuk mendahuluinya. Biarkan orang tua tersebut tetap berada di depan kita biarpun dalam keadaan tergesa-gesa. Namun kita diijinkan mendahuluinya dengan mengucapkan salam dan dengan rasa hormat dan rendah hati mengucapkan permisi kepada orang tua tersebut.

Entah benar atau kurang lebihnya seperti itu, phonank menuliskan pernyataan barusan.

Cerita Ali tersebut memang patut dijadikan tauladan yang baik, apalagi orang tua yang ia hormati tersebut adalah seorang yahudi! jadi kita mesti hormat kepada siapapun walau beda agama sekalipun

Herdoni Wahyono 09/07/11 19:07  

Islam mengajarkan budi pekerti yang luhur bagi para pemeluknya. Perangai yang lemah lembut, santun, menghormati orang lain, toleran dan sebagainya. Alangkah bahagianya orang yang dapat mengikuti 'jejaknya' Sayyidina Ali bin Abi Thalib.

foredi solo 18/07/11 02:59  

Amazing artikel…. Semoga saya bisa praktekan tipsnya dan berhasil

xamthone plus 22/08/11 18:54  

nice post..
tapi di jaman sekarang Hanya 1 dari 1000 orang yang seperti ali dapat menghormati ajaran agamanya

obat kanker payudara 18/09/11 18:25  

kisah yang sangat inspiratif,

Anonim 13/10/11 19:15  

Orang yang rajin sholat subuh dan isya berjamaah itu akan terhindar dari sifat munafik


kisah islam

falihuddinul 29/10/11 02:32  

terima kasih sudah mengingatkan melalui artikel ini...

read well 23/11/11 08:34  

kisah inspirasi dri sahabat..

music improvisation 03/12/11 18:47  

subhanallah..

Obat Herbal Darah Tinggi 04/12/11 22:37  

subhanaalah..
jadi panutan buat kita...

spektrumdunia 04/01/12 07:09  

subhanallah..mulia sekali ya ali..
Century 21 Broker Properti Jual Beli Sewa Rumah Indonesia
Software Akuntansi Laporan Keuangan Terbaik Indonesia
Hotel Murah di Bandung via KlikHotel.com

Poskan Komentar

Followers

  © Blogger template 'Perfection' by Ourblogtemplates.com | Redesign by Jasa Pembuatan Blog Mung Bisnis2009

Back to TOP