Jenazah berubah menjadi seekor Babi


Alhamdulillah setelah beberapa hari yang lalu disibukkan dengan adanya tugas Pe eR yang datang silih berganti dan semuanya itu sudah diselesaikan dengan baik. Maka kali ini saya kembali dengan memberikan suatu kisah yang nyata di zaman Rasulullah SAW tentang kehidupan manusia.
Dikisahkan pada waktu zaman Rasulullah SAW, datanglah seorang anak mendatangi Rasulullah SAW, sambil menangis. Peristiwa itu sangat mengharukan Rasulullah SAW. yang sedang duduk bersama-sama sahabat yang lain. "Mengapa engkau menangis wahai anakku?" tanya Rasulullah SAW. "Ayahku telah meninggal tetapi tiada seorang pun yang datang melawat. Aku tidak mempunyai kain kafan, siapa yang akan memakamkan ayahku dan siapa pula yang akan memandikannya?" Tanya anak itu. Segeralah Rasulullah SAW memerintahkan Abu Bakar dan Umar untuk menjenguk jenazah itu. Betapa terperanjatnya Abu Bakar dan Umar, mayat itu berubah menjadi seekor babi hutan. Kedua sahabat itu lalu segera kembali melapor kepada Rasulullah SAW.
Maka datanglah sendiri Rasulullah SAW ke rumah anak itu. Didoakan kepada Allah SWT sehingga babi hutan itu kembali berubah menjadi jenazah manusia. Kemudian Rasulullah SAW menyembahyangkannya dan meminta sahabat untuk memakamkannya. Betapa herannya para sahabat, ketika jenazah itu akan dimakamkan berubah kembali menjadi babi hutan. Melihat kejadian itu, Rasulullah SAW menanyakan anak itu apa yang dikerjakan oleh ayahnya selama hidupnya.
"Ayahku tidak pernah mengerjakan solat selama hidupnya," jawab anak itu. Kemudian Rasulullah SAW bersabda kepada para sahabatnya, "Para sahabat, lihatlah sendiri. Begitulah akibatnya bila orang meninggalkan solat selama hidupnya. Ia akan menjadi babi hutan di hari kiamat."
Semoga kisah tersebut diatas menjadi bahan renungan bagi kita semua agar bisa lebih meningkatkan lagi ibadah kita kepada Sang maha Pencipta Allah SWT.
Demikian semoga dapat bermanfaat dan dapat mengambil hikmahnya dari kisa tersebut.
Dikisahkan pada waktu zaman Rasulullah SAW, datanglah seorang anak mendatangi Rasulullah SAW, sambil menangis. Peristiwa itu sangat mengharukan Rasulullah SAW. yang sedang duduk bersama-sama sahabat yang lain. "Mengapa engkau menangis wahai anakku?" tanya Rasulullah SAW. "Ayahku telah meninggal tetapi tiada seorang pun yang datang melawat. Aku tidak mempunyai kain kafan, siapa yang akan memakamkan ayahku dan siapa pula yang akan memandikannya?" Tanya anak itu. Segeralah Rasulullah SAW memerintahkan Abu Bakar dan Umar untuk menjenguk jenazah itu. Betapa terperanjatnya Abu Bakar dan Umar, mayat itu berubah menjadi seekor babi hutan. Kedua sahabat itu lalu segera kembali melapor kepada Rasulullah SAW.
Maka datanglah sendiri Rasulullah SAW ke rumah anak itu. Didoakan kepada Allah SWT sehingga babi hutan itu kembali berubah menjadi jenazah manusia. Kemudian Rasulullah SAW menyembahyangkannya dan meminta sahabat untuk memakamkannya. Betapa herannya para sahabat, ketika jenazah itu akan dimakamkan berubah kembali menjadi babi hutan. Melihat kejadian itu, Rasulullah SAW menanyakan anak itu apa yang dikerjakan oleh ayahnya selama hidupnya.
"Ayahku tidak pernah mengerjakan solat selama hidupnya," jawab anak itu. Kemudian Rasulullah SAW bersabda kepada para sahabatnya, "Para sahabat, lihatlah sendiri. Begitulah akibatnya bila orang meninggalkan solat selama hidupnya. Ia akan menjadi babi hutan di hari kiamat."
Semoga kisah tersebut diatas menjadi bahan renungan bagi kita semua agar bisa lebih meningkatkan lagi ibadah kita kepada Sang maha Pencipta Allah SWT.
Demikian semoga dapat bermanfaat dan dapat mengambil hikmahnya dari kisa tersebut.
Yang pertama-tama dipertanyakan (diperhitungkan) terhadap seorang hamba pada hari kiamat dari amal perbuatannya adalah tentang shalatnya. Apabila shalatnya baik maka dia beruntung dan sukses dan apabila shalatnya buruk maka dia kecewa dan merugi. (HR. An-Nasaa’i dan Tirmidzi)
Barangsiapa meninggalkan shalat dengan sengaja maka dia kafir terang-terangan. (HR. Ahmad)
Suruhlah anak-anakmu shalat bila berumur tujuh tahun dan gunakan pukulan jika mereka sudah berumur sepuluh tahun dan pisahlah tempat tidur mereka (putera-puteri). (HR. Abu Dawud)












42 komentar:
Ya Allah ampunkan dosaku yang banyak meninggalkan shalat
memang buta kang menghidupkan kompi aja nggak bisa kan daerah terpencil jauh diatas gunung 94 km dari kota kabupaten
kumaha atu kang damang
wah dak ketinggalan nih ..
sungguh ngeri sekali wajah yang cantik ganteng dan gagah berubah menjadi Babi hutan..
Alhaq minrobbikum
Smoga kami dan sekeluarga dapat menjaga sholat dgn baik dan benar
contoh buat yang masih ada kesempatan tentunya ya mas, kesempatan hanya sekali tidak datang 2 kali
Gak mau jd babi, akh. Makasih pencerahannya, pak Harto!
Semoga Allah mengampuni segala dosa2 kita..
alhamdulilah saya dapat bacaan yang bermanfaat,dan bisa mengingatkan semua orang tentang solat,terima kasih sobat atas pencerahannya
thank kang...sejuk rasanya hadir di blog ini, shalat adalah kewajiban yang tidak boleh dilalaikan..
Terima kasih sudah mengingatkan...
masihkah berfikir untuk meninggalkan sholat? semoga kisah ini dan banyak kisah-kisah lainnya cukup mmeberikan kita pelajaran tanpa harus kita merasakannya.....
Shalat memang tiang agama, semoga kita terus diberi hidayah untuk melaksanakannya..Amiiin
Waduh....ngeri juga ya kalau meninggalkan sholat jadi babi.
Kalau perempuan yang lagi datang bulan gimana ya Mas, apa jadi babi juga?
manusia sememang terlalu banyak dosa
jarang yang mau tahu tentang dosanya
semoga kita terhindar dari dosa
Semoga kita dijauhkan dari itu semua Amiiinn...
salam sobat
ya,makanya jangan meninggalkan sholat,,kalau tidak mau jadi babi,
ok banget artikelnya mas Harto.
alhamdullillah sampai juga ke sini, semoga setelah aku membaca artikel ini aku mendapatkan reperensi hati.makasih sob
ih seramnya..
semuga kita semua terhindar dari adzab allah..
aminnn..
terimakasih dah diingatkan..
Terimah kasih pak..semoga kita kelak tidak seperti itu ada award buat pak harto dipinang pak
alhamdulillah sobat semoga artikel ini semakin menguatkan keimananku kepada NYA, amin...
sukses sob!
smoga kita terhindar dari hal itu
artikel yang mencerahkan,,
Naudzubillahi min zalik...semoga kita semua dijauhkan dari laknat ALLAH
mau kasih kabar ada award persahabatn lagi nihh pak harttoo
terima kasih mas harto atas pencerahannya, salam sukses
mampir membaca pencerahan lagi
weeessssssssss
kayak pilem aja ni..
okle,makasih pak...
info yang menarik nich bos...
makasih ya..
mantaf banget..
semoga kita semua tidak berubah wujud sampai hari akhir nanti.. amiin.. salam sukses... :)
aq merasa sudah sangat jauh dari Allah, terimakasih pencerahannya
Parse Code HTML Ala Mbah Google
wahh serem jugaaaaaaaa yaaa.
MasyaAlloh,jadi ngeri menyimak cerita diatas, kita harus rajin shalat biar kalau meninggal tidak menjadi babi.
tentu yang kita tinggalkan juga akan malu kalau kita meninggal jadi babi dan menjadi fitnah
Subhanallah....................jangan terjadi pd QT smua
Semoga saja saya bukan di antara mereka...terima kasih pencerahan agamanya....ngeri untuk membayangkannya
Makasih bang, dah diingetin.
Bagaimanapun juga, kewajiban harus dilaksanakan. Dan Sholat itu kewajiban kita.
Salam
Masya Allah...
begitu menyeramkannya azab Allah bagi orang-orang yang tidak pernah salat,,
phonank sendiri masih suka bolong dan telat mengerjakannya.
Ini menjadikan pelajaran untuk kami agar menjadi lebih baik...
nb : Akhirnya phonank bisa kembali membaca cerita mengenai seputar zaman rasulullah dan kisah tauladan
Alhamdulillah... makasih ya Oom sudah diingatkan, semoga Shin-kun bisa istiqamah dalam menjaga sholat... amiin...
MasyaAllah.. semoga ini menjadi pelajaran bagi kita semua..
Alhamdulillah...mendapat pencerahan...makasih yaa udh mengingatkan...thanx...
astaghfirullah
aku tidak mau jadi Babi.
duuuuuuh jangan sampai deh.
semoga kita semua bukan golongan orang orang yang merugi seperti itu
subhanallah
takut banget ngebacana sampe bingung mo koment apa nuyy
berkunjung dan ditunggu kunjungan baliknya
salam blogger
makasihh
:D
semoga kita semua tidak termasuk golongan orang-orang yang merugi.
Poskan Komentar