Batu Kecil


Seorang pekerja pada proyek bangunan memanjat ke atas tembok yang sangat tinggi. Pada suatu saat ia harus menyampaikan pesan penting kepada teman kerjanya yang ada di bawahnya.
Pekerja itu berteriak-teriak, tetapi temannya tidak bisa mendengarnya karena suara bising dari mesin-mesin dan orang-orang yang bekerja, sehingga usahanya sia-sia saja.
Oleh karena itu untuk menarik perhatian orang yang ada di bawahnya, ia mencoba melemparkan uang logam di depan temannya.
Temannya berhenti bekerja, mengambil uang itu lalu bekerja kembali. Pekerja itu mencoba lagi, tetapi usahanya yang kedua pun memperoleh hasil yang sama.
Tiba-tiba ia mendapat ide. Ia mengambil batu kecil lalu melemparkannya ke arah orang itu. Batu itu tepat mengenai kepala temannya, dan karena merasa sakit, temannya menengadah ke atas?
Sekarang pekerja itu dapat menjatuhkan catatan yang berisi pesannya.
Renungan :
Allah SWT kadang-kadang menggunakan cobaan-cobaan ringan untuk membuat kita menengadah kepadaNya.
Seringkali Allah SWT melimpahi kita dengan rahmat, tetapi itu tidak cukup untuk membuat kita menengadah kepadaNya. Karena itu, agar kita selalu mengingat kepadaNya, Allah SWT sering menjatuhkan "batu kecil" kepada kita, seperti gempa bumi , penyakit dsb.
Pekerja itu berteriak-teriak, tetapi temannya tidak bisa mendengarnya karena suara bising dari mesin-mesin dan orang-orang yang bekerja, sehingga usahanya sia-sia saja.
Oleh karena itu untuk menarik perhatian orang yang ada di bawahnya, ia mencoba melemparkan uang logam di depan temannya.
Temannya berhenti bekerja, mengambil uang itu lalu bekerja kembali. Pekerja itu mencoba lagi, tetapi usahanya yang kedua pun memperoleh hasil yang sama.
Tiba-tiba ia mendapat ide. Ia mengambil batu kecil lalu melemparkannya ke arah orang itu. Batu itu tepat mengenai kepala temannya, dan karena merasa sakit, temannya menengadah ke atas?
Sekarang pekerja itu dapat menjatuhkan catatan yang berisi pesannya.
Renungan :
Allah SWT kadang-kadang menggunakan cobaan-cobaan ringan untuk membuat kita menengadah kepadaNya.
Seringkali Allah SWT melimpahi kita dengan rahmat, tetapi itu tidak cukup untuk membuat kita menengadah kepadaNya. Karena itu, agar kita selalu mengingat kepadaNya, Allah SWT sering menjatuhkan "batu kecil" kepada kita, seperti gempa bumi , penyakit dsb.
Sumber : dari tetangga.
“Kenikmatan hawa nafsu hanyalah sesaat, sekuat apapun orang mencoba memburunya, keinginan nafsu itu tidak akan pernah terpuaskan.”
“Setiap kenikmatan yang tidak di iringi dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT adalah bencana.”









32 komentar:
benar Pak Harto, biasanya kenikmatan yang didapat dari Alloh malah membuat manusia terlena, tapi bila mendapat cobaan baru ingat akan Alloh, tapi ada juga yang badel, dan malah menjadi jadi kezalimannya.
terkadang kita malahan bersu'udzon terhadap Allah SWT karena di berikan cobaan yang tidak enak, kalau yanng enak2 saja bersyukur, di kasih sakit sedikit saja dia bilang tuhan kok tega amat saya di kasih cobaan seperti ini..!padahal ujian di berikan sesuai dengan kemampuan orang tsb
ujian dan cobaan, hakikatnya tanda kasih sayang supaya kita lebih mendekat kepada-Nya...
nice posting pak, salam kenal.
sangat memberi inspirasi mas harto, keren artikelnya. numpang baca2 di sini
hmmm kena banget nih mas artikelnya sama gambaran di negara kita. ya mudah2an teguran yang banyak ditahun kemarin bisa membuat kita menjadi lebih baik dan ingat pada Allah SWT. thank mas artikelnya membuat aku untuk selalu ingat dan mohon ampun pada-NYA
hawa nafsu....
kenikmatan hawa nafsu hanyalah sesaat...
bener2 sebuah renungan yang mengena'
Terima kasih sahabat.
Astaghfirullah, Oom, hehehe, daripada dijatuhin 'batu kecil' sama Allah, mending Shin-kun berusaha jadi lebih baik aja aaah. Makasih masukannya Oom, postingan2 Oom selalu padat berisi dan menjadi inspirasi :)
Assalamu'alaikum,
Pasti ada hikmah dan maksud lain dibalik setiap ujian yang diberikan-Nya, memang kadang butuh waktu bagi kita untuk memahaminya, tapi yang terpenting kita harus selalu sabar dan baik sangka terhadap segala ketentuan-Nya (Dewi Yana)
Wah..Bagus banget perumpamaannya pak..
Aku bahkan tidak mengira klo cerita itu tadi adalah perumpamaan, bahwa kita diberi cobaan agar kita selalu menengadah ke ATAS, untuk mengingat Allah SWT..
Makasih tuk pencerahannya..
di lempar duit ga nengok, di lempar kerikil baru nengok (untung aja ga dilempar beton hahahaha) analogi yang menarik sekali. bener banget tuh pak...
kalau duit terima aja gak lihat dari siapa, begitu batu langsung lihat mau bales atau apa hehehe
sangat mencerahkan
nice posting mas Harto,memang benar apa yg diuraikan diatas...kdng kita sll lupa pada yg mengasih Rezeki.pdhl Allah pun berkata yg intinya,jika kau mensyukuri nikmat-Ku maka Aku akan menambahkannya.
betul banget... nafsu jangan terlalu dituruti.. karena anda tidak akan merasa terpuaskan alias tidak akan pernah puas... mencari ilmu lagi do blognya mas harto...
Terima kasih sekali sudah mengingatkan, kesuksesan dan kesulitan, itu sama2 ujian...
luar biasa ceritanya pak, membuat hati pembaca menjadi tersentuh
great motivation...
kadang manusia hanya bisa mensyukuri hal-hal yg menyenangkan ; padahal anugrah dan bencana adalah kehendak-Nya...
salam sukses selalu :)
pertama dateng ke blog pak harto dapet tulisan yang simple tapi mengetuk hatiku yg terdalam (bener nich pak ga lebayyyy) thanks for the great posting....bs jd bahan renungan. bakal sering2 berkunjung nich. salam kenal Mr. Harto.
cerita sarat hikmah yang menyentuh. mengingatkan kita....
haddiirrr....
hhmm... indah sekali gambarannya... terimakasih pak...
cu...
memang banyak hikmah dibalim sebuah peristiwa
terima kasih gambarannya
ya, memang selalu ada rencana tersembunyi yang tidak kita ketahui atas apa yang ALLAH SWT. berikan kepada kita..
tapi, dengan sebuah renungan dalam shalat malam akan terasa bahwa ALLAH SWT. selalu memberikan hal terbaik untuk umatNYA..
memang benar mas, manusia kadang lupa karena diberikan rejeki yg banyak..tetapi baru ingat Allah ketika susah..
nikmat yg begitu besar menutupi hati manusia, lupa dan asyik dengan urusan dunia. setelah Allah memberikan cobaan baru manusia sadar kalau dirinya salah.. mungkin itu salah satu dari batu kecil yang dilempar Allah kepada umatnya agar selalu ingat dan kembali ke jalanNya..
dan begitulah bunga kehidupan... tak selamanya berjalan mulus. pasti akan ada kerikil2 menerjang yang pada hakikatnya akan menjadikan kita sebagai pribadi yang selalu ingat padaNya
masuk Surga emang ga Mudah bro...
sebenarnya cobaan itu datang sebagai pengingat agar kita selalu ingat dan semakin mendekatkan diri kepada Ilahi.
iya ya... bener juga!!!
Jangan hanya ingat kepada Allah pada saat kita susah dan sedang sakit,, namun saat kita mendapatkan rahmat dan rezeki... kita seharusnya lebih ingat kepada Allah.
Mudah-mudahan jadi pedoman pembelajaran kali ini, hehehe
renungan yang begitu mendalam pak
Ingatlah Allah baik kala susah atau senang
dikala susah dan senang kita harus selalu ingat kepada Allah ...
biasanya orang ingat hanya ketika sedang mengalami cobaan dalam hidupnya .....
Dan nikmatpun adalah ujian. bersyukur kita mendapat cobaan untuk mengingatkan kita menengadah kepadaNYA tetapi seringkali kita lengah saat diuji dengan kenikmatan.
Makasih berbaginya, semoga saya dan kita semua selalu ingat kepadaNYA
Poskan Komentar