Pertanyaan Imam Ghazali pada murid-muridnya


Imam Al Ghazali, sebuah nama yang tidak asing di telinga kaum muslimin. Tokoh terkemuka dalam kancah filsafat dan tasawuf. Memiliki pengaruh dan pemikiran yang telah menyebar ke seantero dunia Islam.
Pasti sudah banyak yang mendengar tentang nasehat Imam Ghazali ini kepada para muridnya. Saya kutip di sini percakapannya untuk merefresh kembali, dan mengambil hikmahnya:
Suatu hari, Imam Ghazali berkumpul dengan murid - muridnya.
Ia bertanya, "Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?"
Mereka menjawab : "Orang tua, Guru, Kawan dan Sahabat."
Benar!!! , tapi yang paling dekat dengan kita adalah MAAATI.
Sebab setiap yang bernyawa pasti mati.
Lalu ia meneruskan : "Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?"
Mereka menjawab : "Negara Cina, Bulan, Matahari dan Bintang-bintang."
Benar!!!, tapi yang paling benar adalah MASA LALU.
Dengan cara apapun kita tidak dapat kembali ke masa lalu.
Oleh sebab itu, kita harus menjaga hari ini dan hari - hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama.
Kembali Imam Ghazali bertanya : "Apa yang paling besar di dunia ini?"
Mereka menjawab : "Gunung, Bumi dan Matahari."
Semua benar!!!, tapi yang paling besar adalah NAFSU.
Kita harus berhati - hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu membawa kita ke Neraka.
Selanjutnya : "Apa yang paling berat di dunia ini?"
Ada yang menjawab : "Besi dan Gajah."
Semua jawaban benar!!!, tapi yang paling berat adalah memegang AMANAH.
Pertanyaan ke lima : "Apa yang paling ringan di dunia ini?"
Ada yang menjawab : "Kapas, angin, debu dan daun - daunan."
Semua benar!!!, tapi yang paling ringan didunia ini adalah MENINGGALKAN SHALAT. Gara-gara pekerjaan, kita meninggalkan shalat.
Dan yang terakhir : "Apa yang paling tajam di dunia ini?"
Mereka serentak menjawab : "Pedang."
Benar!!!, tapi yang paling tajam adalah LIDAH MANUSIA.
Karena Lidah Manusia selalu bisa menyakiti hati dan melukai perasaan
saudaranya sendiri.
Hikmah:
• Perbanyak ibadah sesungguhnya kematian adalah dekat.
• Pergunakan waktu sebaik mungkin karena kita tidak dapat mengulang masa lalu.
• Berhati-hati dengan hawa nafsu, jangan sampai nafsu kita membawa ke neraka.
• Tunaikan selalu amanah. Ingat bahwa manusia dan jin diciptakan adalah untuk beribadah kepada Allah semata.
• Dalam kesibukan apapun, jangan tinggalkan shalat.
• Berhati-hati dengan ucapan kita, karena melalui lidah kita mudah untuk menyinggung/ melukai hati saudara kita.
Pasti sudah banyak yang mendengar tentang nasehat Imam Ghazali ini kepada para muridnya. Saya kutip di sini percakapannya untuk merefresh kembali, dan mengambil hikmahnya:
Suatu hari, Imam Ghazali berkumpul dengan murid - muridnya.
Ia bertanya, "Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?"
Mereka menjawab : "Orang tua, Guru, Kawan dan Sahabat."
Benar!!! , tapi yang paling dekat dengan kita adalah MAAATI.
Sebab setiap yang bernyawa pasti mati.
Lalu ia meneruskan : "Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?"
Mereka menjawab : "Negara Cina, Bulan, Matahari dan Bintang-bintang."
Benar!!!, tapi yang paling benar adalah MASA LALU.
Dengan cara apapun kita tidak dapat kembali ke masa lalu.
Oleh sebab itu, kita harus menjaga hari ini dan hari - hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama.
Kembali Imam Ghazali bertanya : "Apa yang paling besar di dunia ini?"
Mereka menjawab : "Gunung, Bumi dan Matahari."
Semua benar!!!, tapi yang paling besar adalah NAFSU.
Kita harus berhati - hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu membawa kita ke Neraka.
Selanjutnya : "Apa yang paling berat di dunia ini?"
Ada yang menjawab : "Besi dan Gajah."
Semua jawaban benar!!!, tapi yang paling berat adalah memegang AMANAH.
Pertanyaan ke lima : "Apa yang paling ringan di dunia ini?"
Ada yang menjawab : "Kapas, angin, debu dan daun - daunan."
Semua benar!!!, tapi yang paling ringan didunia ini adalah MENINGGALKAN SHALAT. Gara-gara pekerjaan, kita meninggalkan shalat.
Dan yang terakhir : "Apa yang paling tajam di dunia ini?"
Mereka serentak menjawab : "Pedang."
Benar!!!, tapi yang paling tajam adalah LIDAH MANUSIA.
Karena Lidah Manusia selalu bisa menyakiti hati dan melukai perasaan
saudaranya sendiri.
Hikmah:
• Perbanyak ibadah sesungguhnya kematian adalah dekat.
• Pergunakan waktu sebaik mungkin karena kita tidak dapat mengulang masa lalu.
• Berhati-hati dengan hawa nafsu, jangan sampai nafsu kita membawa ke neraka.
• Tunaikan selalu amanah. Ingat bahwa manusia dan jin diciptakan adalah untuk beribadah kepada Allah semata.
• Dalam kesibukan apapun, jangan tinggalkan shalat.
• Berhati-hati dengan ucapan kita, karena melalui lidah kita mudah untuk menyinggung/ melukai hati saudara kita.
“Kelak akan datang suatu masa dimana kalian akan menjadi seperti makanan di atas piring yang dihadapi oleh orang-orang yang kelaparan. Maka para sahabat bertanya, “apakah karena jumlah kita sedikit saat itu, ya Rasulullah? Jawab Nabi SAW,” Bahkan jumlah kalian sangat banyak. Tetapi kalian terkena penyakit “wahn”! tanya para sahabat, “Apa itu “wahn” ya Rasulullah ? Jawab Nabi SAW, “kalian cinta dunia dan takut mati”.
NB :
Alhamdulillah... bulan penuh berkah, Award datang silih berganti dan kali ini dianugerahkannya Award lagi dari sobat saya Al Katro Zone
. Terima kasih sobat atas Awardnya.

Award yang merupakan sebagai tanda persahabatan antar sesama para blogger dan juga agar silaturahim yang selama ini terjalin akan lebih erat lagi dan berjalan lancar.
Seperti biasanya sebagai Amanah yang harus disampaikan dan diteruskan lagi, maka Award kali ini akan saya teruskan lagi kepada sahabat-sahabat saya yang setia berkunjung ke blog ini.
1. Kamu Lagi...
2. Qie-Blog
3. Info Sehat
4. Edi Psw’s Weblog
5. Van Movic’s Blog
Dengan segala rasa hormat, saya persilahkan untuk para sahabat mengambil Award-award tersebut diatas dan dipersilahkan untuk dapat diteruskan kembali kepada sahabat-sahabat lainnya.
Dan juga untuk sahabat-sahabat saya yang belum disebutkan diatas, apabila berkenan untuk memperpanjang tali silaturahim saya persilahkan juga dengan senang hati untuk dapat diambil. Terima kasih.- “ZHAJAKUMULLOH HOYRON KHATSIRON”
. Terima kasih sobat atas Awardnya.

Award yang merupakan sebagai tanda persahabatan antar sesama para blogger dan juga agar silaturahim yang selama ini terjalin akan lebih erat lagi dan berjalan lancar.
Seperti biasanya sebagai Amanah yang harus disampaikan dan diteruskan lagi, maka Award kali ini akan saya teruskan lagi kepada sahabat-sahabat saya yang setia berkunjung ke blog ini.
1. Kamu Lagi...
2. Qie-Blog
3. Info Sehat
4. Edi Psw’s Weblog
5. Van Movic’s Blog
Dengan segala rasa hormat, saya persilahkan untuk para sahabat mengambil Award-award tersebut diatas dan dipersilahkan untuk dapat diteruskan kembali kepada sahabat-sahabat lainnya.
Dan juga untuk sahabat-sahabat saya yang belum disebutkan diatas, apabila berkenan untuk memperpanjang tali silaturahim saya persilahkan juga dengan senang hati untuk dapat diambil. Terima kasih.- “ZHAJAKUMULLOH HOYRON KHATSIRON”









40 komentar:
memang yang paling dekat dengan kita adalah kematian, karena kematian datangnya setiap saat ...
makasih kawan awardnya, langsung ijin ngambil...
Hmm....kalau boleh nambahin menurut anak koz ^_^ ni..he..he..ada 2 lagi yang paling berpengaruh dalam hidup
do'a dan kerja keras...y, tanpa itu mimpi hanyalah tinggal mimpi.
Makasi awardnya y mas Harto, ntar ari posting di blog ari dgn alur cerita anak koz ^_^
Assalamu'alaikum....
bagus banget mas :D
saya jadi inget ini :D
dulu pernah baca juga
maaf cukup sibuk jadi baru berkunjung
Terima kasih atas pencerahannya di pagi hari ini pak.. Sangat mengena dan mengingatkan kita akan kematian. Semoga kita kelak tidak termasuk dlam golongan orang2 yg merugi..Amin..
Amin amin amin. Alhamdulillaah di pagi cerah diingatkan dengan tauziah yg sangat indah dr kisah Imam Ismu Muhammad bin Muhammad Al Ghazali. Nuhun pisan Mas Harto.
Makasih juga awardnya sudah diposting. Salam sukses selalu.. :)
banyak yang mesti harus kita benahi dari diri kita, apa cermin yang paling jernih? ORANG DISEKELILING KITA. Sering kali kita menganggap diri kita benar jika ada kritikan atau koreksi dari orang lain, harus banyak interopeksi dan tepo seliro
Betul bos! makasih nih atas pencerahannya, jadi tambah kesadaran utk bisa hidup dengan kualitas yang lebih baik
wah bagus sob...artikelnya...bisa ngingetin kita semua nih untuk lebih menjaga hawa nafsu dan lebih mendekatkan apa yang diperintahkan Allah SWT. manusia emang ga luput dari kesalahan tapi kita sebagai makhluk yang berakal bisa belajar untuk emngurangi kesalahan yang sudah diperbuat n tidak mengulanginya. Semoga kita bisa menjadi hamba Allah yang beriman dan bertakwa...Amin...thank ya sob
salam sobat
semoga kita selalu tobat dan selalu mengingat ALLAH SWT,karena kematian datang,,tiada tahu kapan..
selamat atas AWARDnya juga mas HARTO.
semoga makin sukses.
wah... memang sangat dan sangat bijaksana beliau... hmmm, nambah lagi ilmu agamanya.. thanks sobbb
Sebuah Pencerahan yang mantap Mas....
makasih banyak.
Selamat atas Awardnya.
ma kasih sudah diingatkan dengan artikel ini... btw selamat buat awardnya...
terima kasih atas pencerahannya, mudah mudahan dengan ingat mati, kita akan semakin tekun beribadah pada Alloh
Yang paling besar di dunia ini NAFSU yang asalnya dari diri manusia itu sendiri dlm artian musuh yang terbesar adalah diri qta sendiri.
Luar biasanya pencerahannya Pak Harto, akan saya ingat2 selalu...
Walaupun sudah sering saya baca dan mendengar mengenai hal diatas tp, ttp saja menarik untuk di sharing dan di bahas.. terima kasih sobat..good posting
semoga nie post bisa menyadarkan semua orang>>>>>
Hmm... benar pak.
Lidah adalah anggota kecil dari tubuh tapi tak satupun manusia dapat mengendalikan lidah. Lidah yang kecil dapat memegahkan perkara-perkara besar sekaligus membunuh nyawa banyak orang karena berawal dari lidah.
thanks awardnyaaa...
sukses terus...
Lam kenal pak, nice post... selamat buat awardnya, sekalian confirm untuk bertukar link, makasih
pencerahan yang sangat mendalam, kita memang sering lalai sehingga sangat mudah meninggalkan shalat..
benar sekali, yang paling besar adalah nafsu. bagaimana kita untuk memerangi hawa nafsu yg kadang mengalahkan akal dan menyelimuti hati manusia.
ketika Rasulullah beserta sahabat pulang dari berperang dan membawa kemenangan, maka merekapun datang dengan suka cita. kemudian Rasulullah SAW berkata, "kita telah berhasil berperang dan menang, sekarang kita akan kembali untuk berperang yang lebih besar dari perang tadi, yakni kembali berperang melawan hawa nafsu"
berarti melawan nafsu lebih besar dari pada perang melawan kaum jahiliyah. terima kasih share pencerahannya mas, semoga kita semua termasuk dari orang2 mendapat perlindungan dan pemeliharaan dari Allah Azza Wajalla, amin
yang begini niy yang bagus, ini mencerminkan perbedaan pemikiran antara seorang yang ilmunya tinggi dan orang yang masih dalam tahap belajar...tengkyu infonya...
Benar2 penuh makna artikelnya. Bisa jadi pencerahan buat kita semua.
salam sejahtera
tema yang Anda angkat kali ini sangat menarik
tentang Imam Al Ghasali
bagus banget
salam sejahtera
Membaca artikel ini membuat saya malu. Ternayata selama ini saya masih harus banyak belajar.
Terima kasih, Pak...!
berkunjung,,q save mas artikel kernnya
Pencerahan yang sangat bermanfaat. Sy catet nech, biar ingat. Nuhun pisan...
selamat awardnya MAs Harto
Iya, Al-Ghazali memang seorang philosopher yang pemahamannya benar2 bijak. Mia punya bukunya. inspirate banget
Betul.. betul.. sekali...
Dibalik pertanyaan dan jawaban yang ia utarakan, menyimpan banyak sekali hikmah dan renungan bagi kita bahwa segalanya adalah nyata bagi kehidupan...
sebagai peringatan akan ketakwaan kita masing2..
MATI adalah akhir dari kehidupan di dunia ,Sudahkah kita/saya mempersiapkan bekal untuk menghadapi kematian???
Ambilah pelajaran dari MASA LALU
NAFSU harus di kekang agar kita/saya selamat dari tipu daya dunia
dan Gunung Gunung pun menolak ketika Allah SWT hendak memberikan AMANAH kepada nya.
walaupun tidak lama sholat yang di lakukan tapi masih banyak orang-orang yang MENINGGALKAN SHOLAT, kita jumpai di masjid masjid sedikit sekali jamaah nya.
LIDAH MANUSIA bertutur sapa dengan baik agar terhindar dari sabda rosullulloh SAW "fitnah lebih kejam dari pembunuhan"
kalo dipikir pikir..emang bener ya...
wah wah wah, harus bisa mengendalikan diri bener bener nih
Hwah, lama gak berkunjung, ketinggalan info nih :(. Alhamdulillah, bener2 posting yang bisa jadi masukan dan pencerahan Oom, semoga Shin-kun bisa mengambil hikmah dari postingan ini dan menjadi orang yang lebih baik lagi. Amiin.
kebetulan Sang Kutubul 'ulum ini adalah salah satu idolaku sob.. good posting !
Udah saya teruskan, Pak, awardnya.
Makasih...
sebuah pemahaman yang mendalam tentang Islam dari sang imam dan sebuah pelajaran untuk kita semua renungkan.
wah,,, patut diingat,,,
untuk selalu diamalkan supaya menjadi real moeslem
Ijin copas ya.... :)
Pertnyaan kelima, apa yang paling RINGAN...
benar-benar merupakan satu hal yang sangat gampang kita temui pada orang2 jaman sekarang... MENINGGALKAN SHALAT... dan tentu akan menemukan beragam alasan dari orang2 yang meninggalkan shalat tersebut.... Naudzubillah..
Poskan Komentar