Allah Maha Melihat


Seorang Kiai ketika memberi ujian kepada santri-santrinya tentang aqidah, ia menyediakan 20 ekor merpati dan 20 ekor pisau yang tajam. Beliau memerintahkan pada 20 santrinya untuk menyembelih merpati tsb pada suatu tempat yang tidak ada seorangpun yang dapat melihatnya.
Setelah perintah tsb diberikan, pergilah mereka masing-masing ke tempat yang mereka anggap tidak ada yang dapat melihat dan menyaksikannya.
Kemudian, setelah masing-masing menyembelih merpati yang mereka dapatkan, hanya ada satu orang anak yang tidak menyembelih merpatinya.
Sang Kiai bertanya, mengapa anak tersebut tidak menyembelih merpatinya, anak itu mengatakan, "Saya tidak menemukan satu tempatpun yang tidak dapat dilihat dan disaksikan oleh siapapun..."
Sang kiai kemudian bertanya lagi, "Mengapa tidak kau temukan, anakku?"
"Karena selalu ada yang melihat dan menyaksikan"
"Siapa?"
Anak itu menjawab dengan tulus, "Allah"
Setelah perintah tsb diberikan, pergilah mereka masing-masing ke tempat yang mereka anggap tidak ada yang dapat melihat dan menyaksikannya.
Kemudian, setelah masing-masing menyembelih merpati yang mereka dapatkan, hanya ada satu orang anak yang tidak menyembelih merpatinya.
Sang Kiai bertanya, mengapa anak tersebut tidak menyembelih merpatinya, anak itu mengatakan, "Saya tidak menemukan satu tempatpun yang tidak dapat dilihat dan disaksikan oleh siapapun..."
Sang kiai kemudian bertanya lagi, "Mengapa tidak kau temukan, anakku?"
"Karena selalu ada yang melihat dan menyaksikan"
"Siapa?"
Anak itu menjawab dengan tulus, "Allah"
Tuhanmu lebih mengetahui apa yang ada dalam hatimu; jika kamu orang-orang yang baik, maka sesungguhnya Dia Maha Pengampun bagi orang-orang yang bertaubat. (QS. Al Israa’ (17) : 25 )
“Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam hari; Kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy . Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepadanya . Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan” (QS. Al Hadid 4)








18 komentar:
Kekuatan Allah memang tiada tara kang
Allah Maha Besar
aduh, kasian yg 19 ekor merpati lainnya dibunuh hiks hiks hiks Mia pernah denegr cerita ini waktu ngaji dulu hehehehe thanks for remembering me again
please fill your comment on my cbox thanks :)
Tidak ada yang luput dari pandangan Allah; mudah2an ini membuat kita selalu menjaga tingkah laku dan perbuatan kita...
apapun yang kita perbuat ingatlah.. bahwa Allah selalu melihatnya.. Thanks atas pencerahan hari ini pak..
salam sobat
ya ,segalanya ALLAH SWT,,maha melihat,
makanya kita harus menjaga perbuatan kita.
seharusnya manusia memang harus sadar dengan apa-apa yang di kerjakan tapi mengapa masih saja ada kejahatan misalnya korupsi?
bener Allah memang Maha melihat dan Maha Mengetahui
Yupz... Allah maha melihat, Dia tau apa-apa yg terjadi di muka bumi ini. Semoga Allah mengampuni segala khilaf ku. AMin
mari kita sama-sama berkaca :(
oleh karena itu,janganlah membuat dosa,heheh
bener gak mas?
laa ilaha illallah.......semoga dosa-dosaku di ampuni oleh NYA.........petuah yang menyegarkan iman saya mas.....
ini kisah pertama kali saya dengar saat saya masih duduk dibangku sekolah dasar,,
sampai sekarang pun saya masih ingat dengan cerita ini,, terkadang saya suka kembali menceritakan pada anak2 generasi sekarang,,
hihii..
penuh makna dan kaidah...
Tapi sayangnya terkadang kita lebih malu ketika dilihat oleh mahluk-NYA daripada dilihat ALLAH sendiri. Menghadapa atasan bisa pake baju yang rapi dan mengkilat, ketika menghadap ALLAH hanya pake kaos oblong dan sarung lusuh, hehehe... :p
Betul Oom, ALLAH maha melihat, dan maha segalanya, jika kita merasa selalu diawasi oleh-NYA, Insya ALLAH, kita akan menjadi lebih baik. Amiin.
benar juga...
kadang kita ampe lupa bahwa segala tindakan yang kita lakukan baik-buruk, semua ada yang menyaksikannya
Allah maha melihat segalanya. Jika hal itu selalu ada di benak kita, segala bentuk pelanggaran tidak akan pernah terjadi. Subhanallah... aku mohon ampun kepadamu ya Allah..
alhamdulillaah dpt pencerahan lagi.. seandainya seluruh pejabat di negeri ini memahami ttg hal ini, mungkin Nusantara menjadi negara termakmur di dunia..
kalo ingat kisah ini jadi teringat saat kecil dulu waktu ketangkep guru ngaji waktu nyolong mangga bukannya diomelin tetapi malah diceritain kisah ini.
Poskan Komentar